Keharusan Aborsi dan Cara Menghadapinya

Keharusan Aborsi dan Cara Menghadapinya

Berat rasanya ketika kita harus menyelamatkan hidup dengan mengorbankan nyawa yang lain, yakni ketika keputusan dibuat untuk mengakhiri kehamilan. Sebuah terminasi dini yang dikenal sebagai aborsi. Meski ada orang yang sangat menentang aborsi, namun ketika itu adalah masalah hidup atau mati maka tidak ada argumen untuk melawannya.

Keharusan Aborsi dan Cara Menghadapinya

Apakah Anda meninggalkan trauma dengan perasaan menyesal setelah melalui pengalaman aborsi, rasa sakit dalam hati karena tidak punya waktu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada si kecil. Tapi ingatlah bahwa surga adalah tempat yang besar sehingga si bayi tidak akan sendirian.

Aborsi adalah keputusan besar yang harus dilaksanakan, setelah mendengarkan dengan cermat mengenai saran dan semua alasan untuk aborsi. Melakukan aborsi tidak mempengaruhi kehamilan berikutnya, jika tidak terkait dengan situasi pada masalah kesehatan.

Sejumlah Negara melegalkan aborsi bila usia kehamilan di bawah 24 minggu dan telah disepakati oleh dua dokter professional. Dokter yang mengetahui kondisi kesehatan sang ibu, bila kehamilan dibiarkan justru akan berdampak serius.

Elemen penting yang akan dipertimbangkan oleh dokter sebelum memutuskan aborsi, tentu memperhatikan stabilitas mental dan fisik. Jika ada tanda-tanda bahwa bayi dapat lahir dengan cacat serius, maka ini adalah alasan lain mengapa seorang wanita mungkin menyetujui aborsi.

Ada dua metode aborsi, salah satunya adalah aborsi medis dengan menkonsumsi pil . Prosedur ini dilakukan pada 9 minggu pertama kehamilan dan tidak harus melakukan operasi apapun.

Pasien diberikan tablet mifepristone dan prostaglandin yang dimasukkan ke dalam vagina, kira-kira 36 sampai 48 jam kemudian. Kedua pil dapat mengakhiri sebagian besar kehamilan dalam waktu sekitar empat jam.

Satunya lagi metode aspirasi vakum, wanita akan menjalani anestesi umum atau lokal. Pemulihan setelah operasi pada wanita yang sehat tidak lama, kira-kira sekitar satu jam jika tidak ada komplikasi. Hal ini umum bagi seorang wanita untuk mengalami beberapa ketidaknyamanan dan pendarahan selama beberapa hari setelah aborsi.

Ingatlah untuk tidak menyalahkan diri sendiri atas keputusan yang Anda buat. Bagaimana Anda tahu apakah itu adalah keputusan yang tepat atau tidak, anda harus menyadari bahwa Tuhan selalu berada di sisi Anda.

Jika penderitaan mental masih dirasakan, maka untuk membantu meringankan pikiran dan jiwa bisa dengan melakukan gerakan Yoga. Memang  tidak menyembuhkan, tetapi Yoga pasti dapat membantu membius cara berpikir sehingga meringankan pikiran anda yang tidak menyenangkan.

0 Komentar untuk "Keharusan Aborsi dan Cara Menghadapinya"

Back To Top