Kurangi Risiko Asma dan Alergi dengan Konsumsi Susu

Kurangi Risiko Asma dan Alergi dengan Konsumsi Susu

Studi yang dilakukan oleh tim Eropa melaporkan bahwa konsumsi susu ternak tampaknya dapat mengurangi risiko penyakit asma dan alergi.

Mengurangi Risiko Asma dan Alergi


Dr. Marco Waser dari University of Basel, Swiss, yang memimpin studi ini mengatakan bahwa seluruh anak yang minum susu ternak tanpa pasteurisasi atau makan produk susu yang berasal dari peternakan, menunjukkan tingkat proteksi yang sama terhadap asma dan alergi, tanpa memandang apakah anak tersebut tinggal di peternakan atau tidak.

Manfaat terbesar diperoleh jika konsumsi susu ternak sudah dimulai sejak tahun pertama kehidupan. Meskipun demikian, konsumsi susu mentah tidak dianjurkan berhubung mungkin mengandung salmonella atau Escherichia coli enterohemoragik yang dapat menyebabkan risiko serius.

Studi ini dilakukan pada 14.893 anak berusia 5-13 tahun yang berasal dari daerah peternakan, pedesaan, atau pinggiran kota di Eropa. Konsumsi makanan didata melalui kuesioner yang dibagikan ke ibunya.

Konsumsi susu ternak akan menurunkan risiko asma, rinokonjungtivitis, sensitisasi terhadap tepung sari rumput dan campuran makanan fx5, serta sensitisasi terhadap serpih kulit kuda.
Diperlukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi sifat-sifat susu ternak yang dapat menghasilkan proteksi terhadap asma dan alergi.

Selain itu, juga dibutuhkan studi untuk mencari upaya untuk membuat produk yang lebih aman , tetapi masih tetap mempertahankan manfaatnya.

0 Komentar untuk "Kurangi Risiko Asma dan Alergi dengan Konsumsi Susu"

Back To Top