Diabetes dan Pengaruhnya Terhadap Penuaan

Diabetes dan Pengaruhnya Terhadap Penuaan

Korban fisik tubuh akibat penyakit diabetes benar-benar menakutkan.  Terlebih sejak dinyatakan satu dari empat orang di Amerika Serikat menderita diabetes atau kondisi pra-diabetes, menyebabkan semua orang mencatat penyakit ini benar-benar mengerikan.

pengaruh diabetes terhadap penuaan

Bahkan lebih buruk lagi, diinformasikan bahwa serangan diabetes terhadap orang usia dibawah 20 tahun belakangan kian meroket. Tapi dalam artikel ini, kita akan membahas efek diabetes lainnya yakni berhubungan dengan usia tepatnya pengaruhnya terhadap penuaan dan kemampuan kerja otak.
Kondisi penderita diabetes dapat menyebabkan penurunan kognitif yang cukup besar. Penurunan memori dan risiko yang lebih tinggi dapat disebabkan oleh diabetes, dikatakan bahwa usia otak akan lebih cepat sekitar lima tahun akibat diabetes.

Orang yang didiagnosis dengan diabetes pada usia 50 tahunan, memiliki risiko besar bagi penurunan mental pada saat mereka mencapai usia 70 tahun. Jadi jika seseorang benar-benar ingin menjaga otak sehat selama masa tua mereka, perlu untuk mempertahankan diet yang baik dan program latihan olahraga setidaknya ketika anda berusia 50. Tapi sebaiknya kebiasaan diet dan olahraga dilakukan jauh sebelum anda berusia 50 tahun.

Alasan untuk ini cukup sederhana. Kerusakan pada pembuluh darah kecil di dalam otak menyebabkan penurunan memori, dan itu dipicu oleh diabetes. Kontributor lainnya adalah hipertensi, merokok, kurang olahraga dan kebiasaan makan yang buruk.

Hal ini tidak selalu terjadi, tetapi orang-orang dengan diabetes tipe II biasanya mengalami obesitas atau kegemukan. Obesitas di Amerika Serikat dan terutama di kalangan anak-anak, tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan. Hal ini juga menarik untuk dicatat bahwa angka obesitas tertinggi ini cenderung menyasar orang-orang miskin. Dan kebanyakan orang miskin, biasanya mengkonsumsi makanan olahan.

Jadi, apa yang bisa dilakukan seseorang jika mereka dalam kondisi diabetes atau pra-diabetes? Mengobati diabetes tipe II dengan insulin adalah jawaban normal, tetapi bagi sebagian orang itu hanya bisa membuat gusar. Banyak orang dapat mengontrol kondisi mereka dengan perubahan diet dan mentaati program latihan olahraga.  Dalam kondisi apapun, disiplin dengan diet makanan dan olahraga akan selalu menjadi lebih baik daripada dengan obat-obatan. Meskipun diet dan olahraga teratur tampak tidak memberikan manfaat dengan cepat.

Sebuah studi menunjukkan, baik pria maupun wanita dengan kondisi pra-diabetes yang membuat perubahan gaya hidup dengan olahraga dan memperketat diet, 40% lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi diabetes penuh dalam waktu satu tahun.  Mereka kehilangan berat badan lebih dan memiliki penurunan kadar gula darah, dan faktor-faktor ini menempatkan mereka di jalur yang benar terhadap kesehatan. Masukan seorang dokter harus selalu dicari dalam situasi ini, tapi mungkin ide yang baik untuk berkonsultasi dengan dokter lebih menganjurkan obat kimia.

Faktor lain yang dapat mengurangi kesehatan otak adalah diet yang ketat dalam fruktosa. Hati memproses fruktosa dan mengubahnya menjadi lemak, hal itu menghambat kemampuan hati untuk memproduksi kolesterol. Hal ini berdampak untuk fungsi otak yang optimal. Kita tak hanya harus menghindari makanan olahan, tetapi ada bukti yang berkembang bahwa membatasi gula dari konsumsi fruktosa penting untuk menjaga kesehatan mental. Tujuan kami adalah untuk menginformasikan orang-orang yang mencoba untuk menurunkan berat badan dengan komprehensif dan program yang realistis.
0 Komentar untuk "Diabetes dan Pengaruhnya Terhadap Penuaan"

Back To Top