Cara Mengatasi Gangguan Bipolar

Cara Mengatasi Gangguan Bipolar

Gangguan bipolar mungkin terdengar awam di Indonesia. Sebagian orang menganggap, gangguan ini dikategorikan sebagai masalah kejiwaan yang lekat dengan istilah 'gila'. Gangguan bipolar, yang kadang disebut manik depresi, adalah kondisi membinggungkan yang menyebabkan pergeseran ekstrem dalam suasana hati seseorang.

Mengatasi Gangguan Bipolar

Ibarat menaiki roller coaster dalam gerak lambat, penderita bipolar seperti menghabiskan hari-harinya di suatu puncak sampai kemudian terjun tiba-tiba ke dalam depresi tanpa henti.
Hingga kini belum ada lab khusus untuk mendiagnosa gangguan ini. Biasanya psikiater akan melakukan diagnose melalui riwayat keluarga, latar belakang pasien, mengevaluasi suasana hati pasien, dan lainnya.

Pengobatan
Pengobatan merupakan salah satu kunci utama agar orang dengan gangguan bipolar bisa hidup stabil dan produktif. Pengobatan juga bisa menetralisir suasana hatinya yang kerap tak terkontrol. Pasien mungkin juga akan diresepkan obat antipsikotik dan obat antikonvulsan untuk menghindari kekambuhan.

Jalan Terapi
Selain konsumsi obat secara teratur, penderita bipolar juga harus menjalani terapi. Selain terapi bicara, ada beberapa terapi lain yang bisa dilakukan . di antaranya, terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy) yang focus mengubah pandangan dan perilaku yang berhubungan dengan perubahan suasana hati ( mood swing), terapi interpersonal yang dilakukan untuk mengatasi ketegangan yang berhubungan dengan relasi personal, serta social rhythm therapy untuk membantu pasien membangun dan mengatur rutinitas hariannya.

Membangun rutinitas yang kokoh bisa membantu kehidupan pasien menjadi lebih baik, rutinitas itu bisa mencakup tidur, sarapan, dan berolahraga yang teratur. alcohol dan obat-obatan terlarang harus dihindari karena bisa memicu gejala bipolar.

Penderita bipolar juga harus belajar untuk mengidentifikasikan tanda-tanda episode depresi dan manic yang mungkin akan muncul dalam dirinya. Dengan begitu mereka bisa mencari bantuan sebelum episode berlangsung dan menjadi tak terkendali.

Banyak orang yang tidak sadar kalau mereka memiliki gangguan bipolar. Mereka bisa menjadi sangat frustrasi (episode depresi) dan ketakutan (episode manik). Jika ada orang terdekat anda yang memiliki gangguan ini, ada baiknya anda tidak menjauhinya, tapi justru member dukungan penuh agar ia terus termotivasi mengurus kehidupannya sesuai dengan kondisinya.

Selain mengkonsumsi obat secara teratur dan melakukan terapi, ternyata gangguan bipolar juga bisa diatasi dengan mengatur pola makan. Sebenarnya tidak ada diet khusus untuk orang dengan gangguan bipolar.

Namun demikian, penting untuk bersikap bijaksana dengan mempertahankan berat badan. Beberapa caranya seperti berikut:
1.Hindari pola makan 'western' (mengandung daging merah, lemak jenuh, lemak trans juga karbohidrat sederhana).
2.Makan makanan padat nutrisi dan seimbang seperti buah-buahan segar, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, daging tanpa lemak, telur, susu rendah lemak, dan produk kedelai.
3.Perhatikan asupan kalori dan olahraga teratur. orang dengan gangguan bipolar berisiko lebih besar mengalami obesitas. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari hal ini.
Minyak Ikan

Konon, minyak ikan dapat menstabilkan mood orang dengan gangguan bipolar. American heart Association (AHA) merekomendasikan, agar orang dengan gangguan bipolar mengkonsumsi suplemen lemak ikan setidaknya 2 kali seminggu (sekitar 0,5-1,8 gram minyak ikan per hari). Lemak ikan yang baik bisa juga anda dapatkan dari ikan tuna (albacore tuna), makarel, atau salmon.

0 Komentar untuk "Cara Mengatasi Gangguan Bipolar"

Back To Top