Cara Mengatasi Penyakit Kulit Kepala

Cara Mengatasi Penyakit Kulit Kepala

Mengenal kondisi kulit kepala penting dilakukan untuk memberikan perawatan rambut yang optimal. Ada beragam tipe kulit kepala, sehingga berbeda pula dalam melakukan perawatan. Kulit kepala yang mudah teriritasi akibat penggunaan shampo atau produk perawatan rambut yang kurang cocok, hal tersebut bisa menjadi tanda kondisi kulit kepala yang sensitif.

Mengatasi Penyakit Kulit Kepala

Jangan anggap sepele masalah ini, karena dapat memicu masalah kulit kepala lain yang lebih kompleks, misalnya ketombe karena lemahnya perlindungan alami yang dimiliki bagian tubuh tersebut.

Memilih produk perawatan rambut yang sesuai dengan kondisi kulit kepala merupakan pilihan yang tepat. Bahkan membiarkan ketombe tanpa pengobatan akan membuat rambut rontok. Adanya ketombe sangat dekat sekali dengan akan rambut. Jika tidak diobati jamurnya akan masuk ke akar rambut, yang membuat rambut patah atau rontok.

Jangan sampai waktu istirahat rambut lebih banyak daripada waktu tumbuhnya. Jika terjadi demikian berarti rambut yang rontok lebih banyak dibandingkan yang tumbuh. Tak heran terjadilah kebotakan atau rambut jarang. Penggunaan obat yang salah dengan memberikan berbagai salep membuat rambut bertambah rontok.

Sebelum memberikan obat ada baiknya diketahui dulu apa penyebab adanya ketombe. Apakah karena jamur, bakteri, sampo yang tidak pas, cara memakai sampo yang tidak benar. Bisa juga karena mengidap penyakit yang sudah lama tidak sembuh, misalnya kanker. Atau harus diradioterapi yang membuat rambut botak dan gundul. Mengecat rambut untuk menutupi uban juga bisa menjadi penyebab.

Jangan sampai kerontokannya dulu yang diperbaiki karena kerontokan hanya akibat dari adanya ketombe. Cari dulu apa sumber infeksinya, bukan hanya akibatnya saja yang diobati. Kalau sudah ketahuan penyebabnya maka bisa menentukan obat seperti apa yang pas digunakan.

Selain penyakit yang umumnya terjadi di kulit kepala, ada juga penyakit yang tidak pada umumnya. Bisa penyakit tumor karena ada kelenjar minyak yang membesar di kulit kepala, kolesterol tinggi bisa menimbulkan benjolan lemak.

Penyakit lain yang bisa terjadi adalah benjol di kulit kepala, yaitu salah satu penyebab dari penyakit dermatitis seboroik. Ada juga tumor, virus yang menempel di kulit kepala karena tangan yang tidak bersih dipakai untuk menggaruk kepala.

Virus ini pada umumnya ditemukan pada tangan dan kaki. Bisa muncul di kulit kepala yang dikenal sebagai veruca vulgaris. Ini disebabkan oleh virus human papiloma yang jenisnya sama dengan jenis virus yang dapat menimbulkan kanker serviks pada wanita.

Berikut kami sajikan beberapa tips mengatasi berbagai Penyakit Kulit Kepala:
1. Mengobati ketombe bisa dilakukan dengan cara tradisional yaitu menggunakan minyak kemiri yang dioleskan ke kulit kepala. Olesi terus dengan disiplin jangan Cuma sekali oles saja. Oleskan seminggu dua kali secara teratur. manfaatnya banyak, rambut menjadi hitam, tidak kering, dan kulit kepala tidak terlalu berminyak.
2. Jika rambut rontok, jangan memiliki rambut panjang atau harus dipotong pendek. Rambut panjang akan membebani akar rambut sehingga tidak kuat. Potong rambut tiap 3 bulan sekali sehingga akar rambut kuat. Ketika akarnya sudah stabil baru boleh panjang sedikit.
3. Rambut juga tidak boleh sering diikat, sebaiknya lepas ikatan rambut saat di rumah. Sebaiknya jangan keramas setiap hari. Tapi kalau ingin rambut bersih, setiap kali pulang kerja siram saja rambut dengan air tanpa menggunakan sampo supaya segar. Karena sampo mengandung bahan kimia sedangkan air tidak. Keringkan dengan kipas angin jangan diberi apa-apa. Baru keesokan harinya boleh keramas tapi cukup dua hari sekali dengan sampo. Bagi yang berhijab dalam kondisi rambut basah jangan langsung memakai jilbab.
4. Kalau masih tidak ada perubahan maka harus berobat ke spesialis kulit. Kalau ketahuan penyebabnya jamur maka dikasih obat jamur, kalau bakteri dikasih obat anti bakteri.
5. Jika ada gangguan kulit kepala yang dirasakan tidak wajar atau tidak normal harus segera periksa ke dokter karena itu sudah termasuk penyakit kulit. Jika kepala pernah terbentur amati setelah beberapa bulan kemudian apakah ada luka atau tidak.
6. Perhatikan juga pemakaian sampo. Sampo yang cocok itu mampu memperbaiki keadaan rambut bukan hanya menghilangkan gatal saja. Misal, setelah memakai sampo tertentu kulit kepala tidak berminyak, rambut tidak kering, pakailah terus sampo tersebut jangan gonta-ganti lagi. Lalu, lihat perubahannya dalam sebulan kalau bagus berarti cocok dengan sampo itu. Namun, kalau dalam sebulan tidak ada perbaikan atau sama saja berarti tidak cocok atau tidak sesuai. Ingat tidak ada yang instan, pakai hari ini berharap besok langsung sembuh. Karena instan itu malah berbahaya.
7. Perempuan akan lebih aware mencari pengobatan. Sedangkan pria meski diam tapi tetap mencari pengobatan. Secara genetic pria pasti botak di depan dan di ubun-ubun. Jangan pergi ke salon karena hanya ketahuan permukaan saja. Waspadai juga pengobatan yang dijual bebas karena cocok di satu orang belum tentu cocok di orang lain. Karena penyebabnyabisa jadi berbeda, tidak sesuai dengan kepala tiap orang.

0 Komentar untuk "Cara Mengatasi Penyakit Kulit Kepala"

Back To Top