Gejala Bronkitis dan Upaya Mengatasinya

Gejala Bronkitis dan Upaya Mengatasinya

Bronkitis atau penyakit paru-paru basah adalah gangguan kesehatan yang terjadi ketika saluran bronchial dalam paru-paru terendam cairan. Saluran bronchial ini kemudian akan membengkak dan memproduksi lendir,  menyebabkan timbulnya batuk-batuk.

Gejala dan Mengatasi Bronkitis


Penyakit ini sering timbul setelah seseorang mengidap infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Penyakit bronkitis biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri, meskipun bisa juga disebabkan jamur, parasit, maupun kuman tuberkulosis.

Sesuai dengan lokasinya, gejala awal bronkitis adalah batuk. Mula-mula tidak berdahak (kering), lama-kelamaan menjadi batuk berdahak. Batuknya mula-mula encer, semakin lama semakin kental. Warnanya pun dari putih lama-lama berubah kuning, hijau, bahkan disertai bercak darah. Ini berarti terjadi perlukaan pada mukosa atau dinding bronkus sehingga pembuluh darah kecil terbuka.

Selain itu, muncul juga demam. Bahkan kalau sudah lanjut, tubuh penderita bronkitis bisa sampai menggigil. Pasien biasanya juga mengalami sesak napas karena saluran napas yang sudah bengkak. Suara pasien bronkitis terdengar lebih berisik karena ada lendir. Jika perlu, akan dilakukan foto rontgen dan pemeriksaan dahak.

Dengan panduan itu, dokter bisa memberikan terapi yang lebih terarah kepada pasien bronkitis. Jika penyebabnya virus, keadaan umum pasien akan diperbaiki, misalnya dengan diberi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, diberi obat penurun demam dan pengencer dahak. Kalau perlu, akan diberikan pula antivirus. Pasien bronkitis juga harus banyak minum air putih.  

Pada beberapa kasus, gejala bronkitis bisa bertahan lebih lama, setidaknya tiga bulan. Belum ada obat yang bisa menyembuhkan bronkitis kronis, tapi ada obat yang bisa digunakan untuk meredakan gejala yang muncul.  Sebaiknya Anda hindari merokok atau lingkungan dengan banyak perokok di sekitarnya.

Adapun komplikasi bronkitis yang paling umum terjadi adalah pneumonia. Komplikasi ini terjadi ketika infeksi menyebar lebih jauh ke dalam paru-paru. Infeksi ini menyebabkan kantong udara dalam paru-paru terisi dengan cairan. Sekitar 5% kasus bronkitis berujung pada pneumonia. Sebagai tindakan pencegahan terjadinya pneumonia, anda perlu mendatangi dokter atau rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.


0 Komentar untuk "Gejala Bronkitis dan Upaya Mengatasinya"

Back To Top