Dalam artikel ini, kami berupaya menjelaskan beberapa aspek terkait penyakit asma diantaranya meliputi penyebab, gejala dan solusi yang memungkinkan. Untuk memudahkan pemahaman, penjelasan akan disajikan dengan poin-poin.
Apa itu Asma?
Asma adalah suatu kondisi penyempitan saluran udara pada sistem pernafasan. Selain penyempitan, saluran udara pada sistem pernafasan juga terjadi pembengkakan dan menghasilkan lendir. Akibatnya, penderita asma akan mengalami batuk, sesak napas dan sulit bernapas dengan napas berbunyi bernada tinggi (mengi).
Bagi sebagian orang, kondisi ini hanyalah gangguan kecil. Namun bagi sebagian yang lain, asma dapat menjadi masalah besar dan mengganggu kegiatan sehari-hari. Atau bahkan lebih ekstrim lagi, serangan dapat menyebabkan jiwa menjadi terancam.
Penyebab Asma
Masih belum jelas penyebab penyakit asma yang menyerang seseorang. Mungkin disebabkan kombinasi dari faktor genetik dan faktor lingkungan. Secara umum, paparan zat yang menyebabkan alergi diketahui sebagai pemicu gejala dan tanda asma. Pemicu ini berbeda-beda setiap orang, diantaranya bisa berupa kontaminasi udara. Kegiatan fisik dan menstruasi juga memicu asma pada beberapa perempuan.
Konsumsi pengawet dan sulfit yang ditambahkan pada makanan dan minuman juga dapat memicu asma pada beberapa orang. Selain itu, Gastroesophageal reflux disease atau penyakit asam lambung juga diketahui penyebab asma.
Beberapa obat seperti aspirin dan beta blocker antara lain juga menyebabkan asma pada beberapa orang. Penyebab umum lain timbulnya gejala asma termasuk akibat udara dingin, emosi dan stress yang berlebihan.
Gejala Asma
Gejala asma tidak sulit untuk dideteksi. Gejala ini berupa gejala ringan sampai berat, namun bervariasi dari satu orang ke orang lain. Tanda-tanda asma dan gejala seperti mengi dan batuk serangan. Hal ini dapat menjadi lebih buruk ketika ada infeksi virus pada sistem pernapasan seperti flu atau akibat cuaca dingin.
Gejala lainnya, pasien seperti bersiul saat bernafas, sesak napas dan terasa nyeri didada. Akibatnya, pasien menjadi sulit tidur akibat batuk terus-menerus, mengi dan sesak napas. Saat gejala-gejala tersebut berlanjut, pasien akan menjadi lebih sulit bernafas dan memerlukan penggunaan inhaler.
Pengobatan Asma
Ada banyak obat-obatan untuk mengatasi asma, tapi sulit bagi pasien untuk menentukan pilihan obat yang tepat. Penting untuk mengetahui bahwa obat-obatan asma dibagi dua jenis, yakni jenis kontroler dan bantuan cepat.
Jenis kontroler digunakan untuk mencegah pasien dari gejala dan serangan asma serta dapat digunakan sehari-hari. Jenis bantuan cepat, digunakan ketika pasien sudah mengalami serangan asma. Meski begitu, pasien harus berusaha untuk mendapatkan saran dari dokter. Ingat, asma dapat mengancam jiwa.
Tag :
mengatasi asma

0 Komentar untuk "Memahami Penyebab, Gejala dan Pengobatan Asma"