Cara Pencegahan dan Penyembuhan Hepatitis

Cara Pencegahan dan Penyembuhan Hepatitis

Konon hampir 70 persen orang Indonesia mengidap virus hepatitis A. karena virus itu sudah ada sejak bayi maka penderitanya tak kenal tanda-tanda bahkan keluhannya. Terasa bahayanya jika daya tahan tubuh terganggu. Pecanda narkotik atau minuman keras, pekerja keras dan yang sering begadang sangat rentan penyakit ini.

Pencegahan dan Penyembuhan Hepatitis
Hepatitis A, B, C atau D hingga kini cukup ditakuti. Penyakit ini seringkali seakan tidak menimbulkan gejala apa-apa hingga saatnya terjadi kerusakaan hati yang sudah sulit tertanggulangi.

Kerja Keras Hati
Penyebab hepatitis itu beragam, bukan Cuma karena virus tetapi bisa berasal dari obat, bahan kimia, dan bisa pula karena gangguan system kekebalan tubuh. Hepatitis yang disebabkan virus, istilah medisnya disebut hepatitis virus. Virus itu dikenal sebagai virus hepatitis A, B, C, D, E, F, dan G serta TT. Namun yang banyak dikenal masyarakat adalah virus hepatitis A, B dan C.
Virus hepatitis A, B dan C, sebearnya tidak merusak sel hati. Tapi virus yang berbiak dalam sel hati itu memicu reaksi radang yang menyebabkan sel-sel ketahanan tubuh berusaha melenyapkannya. Sel-sel kekebalan itu bekerja keras agar dapat memecahkan sel-sel yang terkena virus. Akibatnya terjadi rangkaian reaksi radang berupa kerusakan sel-sel hati. Pada fase ini barulah gejala-gejala hepatitis dapat dilihat seperti pada mata yang menjadi kuning, air seni menjadi cokelat, tubuh lemas serta mual-mual.

Bawaan Lahir
Kodisi yang membuat ketahanan tubuh tidak bereaksi terhadap virus adalah kalau virus itu telah terbawa sejak lahir. Biasanya tubuh penderita virus hepatitis B itu tidak merasakan gangguan apapun. Tidak ada rasa lemas, capek, hati yang membesar atau mual-mual. Bahkan pemeriksaan yang berhubungan dengan fungsi hati pun menunjukkan penderita sehat-sehat saja, inilah yang disebut sebagai karier sehat.
Diyakini oleh para ahli, hampir 70% orang Indonesia teridap viris hepatitis A yang sudah ada sejak lahir. Bagaimana dengan hepatitis C? semakin tambah umur seseorang makin besar kemungkinannya dimasuki virus hepatitis C. virus ini menular melalui transfuse darah.

Kalau Jajan Sembarangan
Hati bisa diibaratkan dapur tubuh karena di sini hampir semua enzim tubuh diolah sebelum dibawa kel sel-sel lain dalam tubuh. Kalau hati rusak, prose situ akan berantakan, setidaknya terhambat.
Salah satu fungsi hati adalah membuat empedu. Jika empedu tidak bisa disalurkan secara benar dari hati ke usus lantaran banyak sel hati yang rusak. Dalam darah empedu akan membuat warna kuning kecokelatan yang mempengaruhi warna air seni.
Penularan virus hepatitis A, melalui air dan makanan yang terkontaminasi oleh virus. Melalui sel-sel cerna di usus virus masuk ke hati, menempel ke sel-sel hati karena memang ada tempatnya untuk menempel. Setelah berkembang di hati virus dikeluarkan lagi ke saluran cerna dan keluar bersama kotoran.
Jika kotoran ini oleh sesuatu sebab masuk ke saluran air bersih lalu airnya diminum atau virus dibawa serangga yang kemudian hinggap di makanan, maka virus itu bisa masuk lagi ke dalam tubuh melalui mulut.

Mencegah Penularan Hepatitis
1.Hindarkan berhubungan intim dengan penderita. Virus hepatitis biasanya terdapat pada air liur, darah, sperma, dan air susu penderita.
2.Hindari nyamuk dan kutu busuk yang diduga telah menghisap darah penderita.
3.Jangan gunakan jarum suntik yang telah digunakan penderita hepatitis. Kalau terpaksa juga, rebuslah lebih dulu dalam air mendidih 100 derajat Celsius selama 15 menit. Penularan juga bisa melalui jarum akupuntur, pisau bedah dan pisau cukur.
4.Periksalah darah yang akan ditransfusikan ke tubuh anda terutama kadar HBsAG dan SPOTnya, untuk meyakinkan bahwa darah tersebut tidak tercemar virus hepatitis.
5.Hindarkan penggunaan barang-barang milik penderita. Saat mencuci gunakan air mengalir dalam jumlah cukup.

Mempercepat Penyembuhan Hepatitis
1.Banyak makan karbohidrat, kurangi makanan berlemak. Banyak karbohidrat dalam darah akan mengurangi kerja hati dalam memproduksi gula darah hingga hati bisa beristirahat.
2.Kalau gejala hepatitis ringan, penderita tidak perlu istirahat total. Tapi hidup santai agar system pertahanan tubuh bisa bekerja maksimal. Kalau penderita jadi stress lantaran banyak tidur justru akan menganggu keseimbangan kerja hormone dalam tubuh.
3.Biasanya penderita enggan makan dan sering mual, segera hubungi dokter dan minta infuse untuk memasukkan makanan. Jangan berpuasa karena kalau penderita puasa, hati akan bekerja keras memproduksi gula darah untuk disalurkan ke seluruh tubuh.
4.Hindari alkohol dan makanan mengandung alkohol, seperti brem, tuak dan tape. Alkohol sangat memberatkan kerja hati, selain juga dapat merusak hati.
 

0 Komentar untuk "Cara Pencegahan dan Penyembuhan Hepatitis"

Back To Top