Meskipun usus besar
berbentuk tabung namun strukturnya rumit, lebih seperti baja bersabuk
ban radial dari
selang taman. Tabung usus besar terdiri dari beberapa lapisan,
pertama adalah lapisan dalam sel yang
melapisi rongga tempat makanan yang tidak tercerna dan disebut mukosa.
Seluruh tabung dikelilingi oleh fibrosa, jaringan yang
terlihat
seperti luka dan disebut serosa. Kanker yang paling umum dari usus besar (jenis
yang disebut adenokarsinoma) timbul dari mukosa. Apabila sel-sel ini terkena racun dan bakteri dari
makanan, serta akibat masuknya
makanan yang sulit dicerna.
Kondisi ini menyebabkan terjadi penggantian sel, namun biasanya terjadi serangkaian kesalahan dalam sel pengganti menyebabkan terbentuknya sel-sel abnormal dan proliferasi tidak terkendali yang menimbulkan kanker.
Ya, kanker usus besar dan dubur (kanker
kolorektal) bermula
saat adanya masalah dalam proses penggantian sel-sel pada lapisan usus. Kesalahan dalam
pembelahan sel mukosa sering terjadi. Ketika
hal ini
terjadi, sel-sel ini mulai membagi secara independen.
Seperti sel-sel yang abnormal tumbuh dan membelah, mereka
dapat menyebabkan pertumbuhan dalam usus disebut polip. Polip
dapat bervariasi
dalam berbagai jenis,
tetapi kebanyakan berupa tumor pra-kanker
yang tumbuh perlahan-lahan selama bertahun-tahun dan tidak menyebar.
Polip tumbuh, mutasi genetik tambahan lanjut mengacaukan
sel-sel dan dapat membuat sel-sel berkarakter
lebih aneh. Saat
inilah, tumor prakanker mengubah arah (tumbuh ke dalam dinding
tabung kemudian
merambat ke bagian tengah) dan menyerang lapisan lain dari usus besar (seperti
submukosa atau lapisan otot).
Polip
prakanker akhirnya menjadi
kanker. Dalam
kebanyakan kasus, proses
tersebut cenderung
berlangsung lambat.
Setidaknya butuh
waktu 8 sampai 10 tahun bagi
sel-sel menyimpang,
untuk berkembang
menjadi kanker.
Namun setelah kanker berbentuk kolorektal, pertumbuhan kanker dua kali lebih cepat. Sebab kanker tumbuh merambat melalui dinding usus dan menyerang struktur yang berdekatan, membuat massa (disebut tumor primer) dan semakin sulit dikendalikan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gejala tambahan seperti nyeri atau rasa kembung akibat penyumbatan usus besar atau struktur yang berada di dekatnya.
Namun setelah kanker berbentuk kolorektal, pertumbuhan kanker dua kali lebih cepat. Sebab kanker tumbuh merambat melalui dinding usus dan menyerang struktur yang berdekatan, membuat massa (disebut tumor primer) dan semakin sulit dikendalikan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gejala tambahan seperti nyeri atau rasa kembung akibat penyumbatan usus besar atau struktur yang berada di dekatnya.
Selain itu, kanker tumbuh melalui proses penyebaran metastasis. Yakni menumpahkan ribuan sel dalam kurun waktu sehari ke dalam darah dan sistem limfatik yang dapat menyebabkan kanker terbentuk ke organ lain. Kanker kolorektal paling sering menyebar pertama ke kelenjar getah bening sebelum menyebar ke organ tubuh lain yang lebih jauh. Setelah kelenjar getah, penyebaran berlanjut ke hati, rongga perut, dan paru-paru adalah tujuan paling umum berikutnya.
Tag :
kanker usus

0 Komentar untuk "Kanker Usus Besar"