Semakin banyak orang yang melakukan berbagai usaha untuk menyembuhkan gejala tertentu autisme dan kondisi lain yang serupa. Salah satunya Yoga, diyakini dapat membantu pengobatan autisme terutama bagi anak-anak.
Karena dengan Yoga, anak-anak ini dimasukkan ke dalam kelompok. Mereka harus berinteraksi satu sama lain meski tidak terlalu banyak, jadi masih punya space. Gerakan-gerakan atau pose pada yoga juga melatih anak-anak tersebut untuk menahan gerakan selama beberapa saat dan harus konsentrasi. Ini baik untuk anak-anak yang autis atau hiperaktif karena dapat melatih fokus mereka. Dengan gerakan yang tidak rumit, suasana yang enjoy ini maka akan membantu mengurangi hiperaktivitas mereka.
Yoga yang berasal dari kebudayaan India kuno semakin populer sebagai terapi untuk anak-anak yang menderita autis. Bahkan para ahli mengklaim bahwa yoga mengurangi kecemasan, nyeri, agresi, dan perilaku obsesif antara anak-anak autis. Selain itu, anak-anak menjalani pengobatan autisme dengan yoga lebih berhasil dalam mengatur emosi mereka dan membuat teman baru.
Disisi lain, orang tua dari anak-anak kebutuhan khusus sekarang lebih akomodatif dengan kebutuhan mereka. Sebab mereka menghabiskan hampir sepanjang hari dengan anak-anak merek. Banyak orang tua yang autis, memperkenalkan anak-anak mereka untuk menari, bermain musik, seni, berenang dan kegiatan ko-kurikuler lainnya. Orang tua sangat ingin mencoba sesuatu yang dapat membantu anak mereka untuk hidup 'normal'.
Untuk pengobatan autisme dengan yoga adalah konsep yang relatif baru, perlu menyesuaikan dan kemampuan setiap anak penderita autis. Adapun kegiatannya meliputi sejumlah latihan dengan jenis kegiatan yang memungkinkan anak-anak autis untuk memindahkan tubuh mereka dan mengembangkan keterampilan motorik halus. Latihan dalam yoga juga membantu dalam kesadaran tubuh dan koordinasi.
Berbagai sumber suara seperti dentingan mangkuk, lonceng dan lagu-lagu diperlukan untuk merangsang otak. Teknik pernapasan dengan menggunakan rongga hidung dapat mengoksidasi otak. Dengan latihan itu, anak-anak autis mulai terstimulasi membuat suara verbal, misalnya dimulai dengan kata Om. Anak-anak autis juga akan lebih tenang dari sebelumnya, telah mengembangkan waktu respon lebih cepat terhadap rangsangan eksternal.
Yoga juga melatih keseimbangan. Seorang anak autis yang sering kehilangan keseimbangan setiap kali ia mencoba untuk berdiri, akhirnya bisa tegak berdiri diam dalam kurun waktu yang cukup. Inilah indikasi yang jelas dari pembangunan otot yang difasilitasi oleh yoga.
Adapun tantangan pengobatan autisme berbasis yoga, diantaranya kurangnya penelitian yang memadai. Belum dilakukan studi sistematis pada kebutuhan khusus, autis dan yoga.
Tantangan lainnya, perlakuan dan respon setiap anak berbeda. Satu mungkin lebih suka cerita, yang lain mungkin lebih suka musik. Pendekatan holistik mungkin tidak bekerja untuk semua individu yang menderita autisme.
Yoga juga tidak terintegrasi dalam penekanan terapi untuk autisme. Oleh karena itu, tidak dipelajari secara ilmiah oleh sebagian orang dan tempat pendidikan yang dirancang khusus untuk individu dengan kebutuhan khusus.
Tag :
anak autis,
Yoga Bantu Autis

0 Komentar untuk "Yoga Membantu Pengobatan Autis?"